Wednesday, March 7, 2012

METODE LAIN DARI INFERENSI


METODE LAIN DARI INFERENSI

ANALOGI
-        Mencoba dan menghubungkan situasi lama sebagai penuntun ke situasi baru.
-        Contoh : diagnosis medical (gejala penyakit yang diderita oleh seorang pasien ternyata sama dengan gejala yang dialami pasien lain).

-        Pemberian alasan analogis berhubungan dgn induksi. Bila induksi membuat inferensi dari spesifik ke umum pada situasi yang sama, maka analogy membuat inferensi dari situasi yang tidak sama.


GENERATE AND TEST
-        Pembuatan solusi kemudian pengetesan untuk melihat apakah solusi yg diajukan memenuhi semua persyaratan. Jika solusi memenuhi maka berhenti yg lain membuat sollusi yg baru kemudian test lagi dst.

-        Contoh : Dendral, prog AM ( artificial Mathematician), Mycin


ABDUCTION/PENGAMBILAN
-        Metodenya mirip dengan modus ponens
             Abduction             Modus ponens
            p à q                  p à q

q                         p
            \ p                    \ q

-        Bukan argument deduksi yang valid
-        Berguna untuk kaidah inferensi heuristik

-        Analogi,generate and test, abduction adalah metode bukan deduksi. Dari premise yg benar, metode ini tidak dapat membuktikan kesimpulan yg benar

Perbedaan  Forward Chaining,
 Backward Chaining dan Abduction

Inference

Start
Tujuan
FORWARD


BACKWARD


ABDUCTION
Fakta


Kesimpulan tdk pasti


Kesimpulan benar
Kesimpulan yang harus mengikuti

Fakta pendukung kesimpulan

Fakta yang dapat mengikuti


NONMONOTONIC REASONING
-        Adanya tambahan aksioma baru pada sistem logika berarti akan banyak teorema yang dapat dibuktikan.
-        Peningkatan teorema dengan peningkatan aksioma dikenal dengan sistem monotonik

-        Suatu masalah dapat terjadi, jika diperkenalkan aksioma parsial atau komplit baru yang kontradikasi dengan aksioma sebelumnya.
-        Pada sistem nonmonotonik, tidak perlu adanya peningkatan teorema yang sejalan dengan peningkatan aksioma.

SISTEM RESOLUSI DAN DEDUKSI


SISTEM RESOLUSI DAN DEDUKSI

-     Refutation adalah pembuktian teorema dengan menunjukkan negasi atau pembuktian kontradiksi melalui reductio ad absurdum.
-     Melakukan refute berarti membuktikan kesalahan.
-     Contoh :
A à B
B à C
C à D
\A à D

Untuk membuktikan konklusi A à D  adalah suatu teorema melalui resolusi refutation, hal yang dilakukan :
              p à q    º    ~p Ú q
       sehingga 
              Aà D    º    ~A Ú D
dan langkah terakhir adalah melakukan negasi
          ~(~A Ú D) º     A Ù ~D

Penggunaan konjungsi dari disjunctive form pada premis dan negasi pada konsklusi, memberikan conjuctive normal form yang cocok untuk resolusi refutation.
Dari contoh di atas, penulisannya menjadi :
(~A Ú B) Ù (~B Ú C) Ù (~C Ú D) Ù A Ù ~D
                              

METODE INFERENSI (2)


METODE INFERENSI (2)

KETERBATASAN LOGIKA PROPOSISI

-     Perhatikan contoh berikut :
All men are mortal
Socrates is a man
Therefore, Socrates is mortal

Misal :     p = All men are mortal
              q = Socrates is a man
r = Socrates is mortal
      
       Skema argumennya menjadi :   p, q; \ r
              p
              q
              \ r

Bila dibuat tabel kebenaran, hasilnya invalid.

-     Argumen invalid sering diinterpretasikan sebagai konklusi yang salah (walaupun beberapa orang berpendapat argumen itu dapat saja bernilai benar).

-     Argumen yang invalid berarti argumen tersebut tidak dapat dibuktikan dengan logika proposisi.

-     Keterbatasan logika proposisi dapat diatasi melalui logika predikat sehingga argumen tersebut menjadi valid.

-     Kenyataannya, semua logika silogistik adalah subset yang valid dari logika proposisi urutan pertama.

Instalasi Aplikasi Berbasis DOS


v    Instalasi Aplikasi Berbasis DOS

Pada umumnya aplikasi berbasis DOS dapat langsung dijalankan hanya dengan proses Copy. Proses yang ada biasanya adalah ekstraksi dari source yang terkompresi menjadi file yang langsung dapat dijalankan.

v  Instalasi Peripheral Berbasis DOS

1.    Mouse
Driver yang biasa diperlukan pada instalasi mouse adalah MOUSE.COM. Kecuali untuk mouse-mouse tertentu yang menyediakan driver sendiri.
2.    CD-ROM
Yang dibutuhkan dalam instalasi CD-ROM adalah :
a.    File MSCDEX sebagai program yang menjalankan CD-ROM. Program pada file ini bekerja di bawah OS yang sudah jadi. File ini di-load dengan memberikan perintah pada file AUTOEXEC.BAT sehingga setiap kali komputer dinyalakan akan automatis menge-load CD-ROM.
b.    Driver berupa file dengan extension SYS. File ini tergantung pada CD-ROM yang kita pakai, dan tidak kompatibel antara driver satu jenis CD-ROM dengan CD-ROM jenis lain, kecuali Universal Driver. File ini di load pada file CONFIG.SYS.
3.    Card dan Peripheral lain
Instalasi card dan peripheral lain sangat spesifik dan harus merujuk pada manual yang disertakan. Untuk itu pastikan Anda mempunyai Manual-Users dari setiap peripheral yang kita miliki.

Monday, March 7, 2011

Kemampuan dan Fungsi alOS DOS & WINDOWS

alOS DOS & WINDOWS

1.    Kemampuan dan Fungsi
Sistem Operasi (OS) merupakan bagian dari software komputer yang berfungsi sebagai interface (penghubung) antara aplikasi user, hardware komputer, dan software komputer.
Karena itu, sistem operasi harus memilki kemampuan untuk bertindak sebagai :
·         Coordinator, yaitu menyediakan fasilitas sehingga instruksi yang kompleks dapat dikerjakan dalam tingkatan tertentu.
·         Guardian, memiliki access controls untuk melindungi file dan mengadakan restriksi terhadap reading/writing/executing data dan program
·         Gatekeeper, mengendalikan siapa saja yang dapat masuk ke dalam sistem momputer tersebut
·         Accountant, menjaga  kerja CPU, penggunaan memory, termasuk media penyimpan (storage devices)
·         Server, melayani aplikasi yang dibutuhkan oleh user